Berita UST
UNIVERSITAS SARJANAWIYATA TAMANSISWA

Pergelaran Wayang Kulit: Sesaji Rajasuya

  • Selasa, 27 September 2016
  • adminUST
  • 360

  •  

     

    Dalam rangka Dies Natalis ke-61 Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta (UST), Panitia Dies menyelenggarakan pergelaran  wayang kulit semalam suntuk dengan lakon "Sesaji Rajasuya". Bertindak sebagai dhalang Ki Senanugraha dari Yogyakarta. Pada pergelaran tersebut juga berlangsung penarikan undian tabungan Sutra BPD DIY. Pergelaran wayang diselenggarakan di halaman FKIP dan dihadiri dan disaksikan oleh rektor dan para pejabat struktural di lingkungan UST, mahasiwa, dosen, karyawan,  serta para tamu undangan dan warga masyarakat sekitar.

     

     

    Tradisi Sesaji

    Tradisi muncul sejak hadirnya manusia pada lingkungan dan zaman yang tertentu. Sesaji merupakan tradisi peninggalan nenek moyang pada saat mereka belum mengenal agama. Kekaguman mereka terhadap kekuatan di luar dirinya dihormati dengan mengadakan sesaji. Itulah religiusitas, pengakuan terhadap kekuatan adikodrat yang melampaui kekuatan manusia. Serpihan-serpihan kekuatan dari angin, air, gunung, api, hutan, sungai, serta daya-daya kekuatan dari sumber yang lain dihormati sendiri-sendiri. Para ilmuwan dan pemerhati budaya dari Barat menyebutnya politeisme. Penghormatan dan sesaji yang ditujukan kepada benda-benda alam, tumbuhan, dan binatang dinamai oleh orang Barat animisme dan dinamisme. Mereka tidak salah, karena memang tidak menghayatinya. Sementara itu, masyarakat dunia Timur kesatuan dengan alam memberikan pengalaman yang kemudian berkembang menjadi pengetahuan, dan dihayati sebagai sikap dan perilaku. Itulah kearifan masyarakat dunia Timur dengan lingkungan alam dan budaya rural agraris.

     

     

    Sesaji Raja Suya: Membangun Pager Mangkok, bukan Tembok

    Setelah penobatan Yudhistira sebagai raja Amarta, penasihat spiritual Kresna meminta Yudhistira menyelenggarakan sesaji Rajasuya. Pada mulanya sesaji dilakukan dengan melepas seekor kuda yang diikuti prajurit. Wilayah yang dilalui kuda harus bergabung dengan kerajaan penyelenggara sesaji. Namun, Yudhistira hendak melakukan sesaji dengan damai agar tidak ada rakyat yang menjadi korban sesaji tersebut. Itulah karakter Yudhistira sebagai raja yang berkarisme, bijaksana, berbudi, dan berwibawa.

     

    Nun di kala itu pula, Prabu Yudhistira mendengar kabar bahwa Prabu Jarasanda dari Giribraja hendak mengadakan sesaji Kalarodra, yaitu persembahan untuk Batara Kala. Sembilan puluh tujuh kerajaan telah ditaklukan, tinggal mencari tiga raja lagi untuk melaksanakan sesaji tersebut, dengan memenggal leher para raja. Prabu Yudhistira berniat membebaskan para raja yang menjadi tawanan Prabu Jarasanda. Berangkatlah Ia bersama Prabu Kresna ke Giribraja dan kedatangan keduanya disambut dengan sukacita. Prabu Jarasanda menyangka keduanya bermaksud menyerahkan diri kepadanya. Oleh karena itu, ketika mendengar niat Prabu Yudhistira hendak membebaskan para raja yang menjadi tawanan, marahlah Prabu Jarasanda dan terjadilah perang yang seru antara para pandawa dengan pasukan Giribraja.

     

    Perang tandhing pun terjadi antara Werkudara dengan Prabu Jarasanda yang saktimandraguna. Senjata andalan Werkudara ditimpakan kepada Prabu Jarasanda, akan tetapi seperti tidak terasa. Akhirnya atas nasihat Prabu Krisna Prabu Jarasanda dapat dikalahkan dengan cara diangkat kedua kakinya dan tubuhnya dibelah menjadi dua. Para raja yang menjadi tawanan semua dilepaskan dan segera kembali ke kerajaan masing-masing.

     

    Sesudah itu, Yudhistira merancang penyelenggaraan sesaji Rajasuya. Diutuslah juru panyerat menyampaikan undangan kepada para raja tetangga dan mancanegara untuk mendukung dan menghadiri sesaji Rajasuya yang hendak diselenggarakan oleh Prabu Yudhistira. Semua kerajaan yang diundang memberi dukungan dan menghadiri undangan Prabu Yudhistira, termasuk para raja yang telah dibebaskan dari tahanan Prabu Jarasanda.

     

    Sesaji sebagai persembahan kepada Sang Hyang Widhi. Prabu Yudhistira telah mempersembahkan sesaji berupa niat baik menyelamatkan para raja yang hendak dibunuh sebagai sesaji. Prabu Yudhistira mempersembahkan niat baik menghormati dan menghargai hak hidup para raja tawanan Prabu Jarasanda. Oleh karena itu, umat manusia diberi ruang untuk menyatakan niat baik dengan menyelenggarakan sesaji dan persembahan dalam mewujudkan kemuliaan sesama dan keselamatan dunia. Sivitas akademika UST bersama seluruh bangsa Indonesia dan umat manusia seluruh dunia terpanggil untuk itu (SDM).

    Berita Lainnya

    Salam dan Bahagia

    Testimoni
    • Drs. Sarjuno, M.Pd. (Kepala SMAN 2 Playen, Gunungkidul).
      Testimoni: UST (Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa) cukup diminati oleh siswa/siswi karena prestasinya yang.... Read More »
    • Sunarto, S.Pd., M.Pd. (Kepala SMAN 1 Petanahan, Kebumen).
      Testimoni: UST (Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa) adalah Perguruan Tinggi senior yang berdiri sejak 15.... Read More »
    • Guru dan Karyawan SMKN 4 Yogyakarta.
      Testimoni: PPL UST membantu meningkatkan fasilitas dan program sekolah. UST adalah lembaga pendidikan yang.... Read More »
    • Guru SMAN 1 Rongkop, Gunungkidul.
      Testimoni: Dengan masuknya alumni SMAN 1 Rongkop, Gunungkidul di Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST).... Read More »
    • Drs. Ir. H. Joko Kustanta, M.Pd., (Kepala SMAN 1 Sedayu, Bantul).
      Testimoni: Semoga Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) menjadi pilihan anak-anak SMA di Kabupaten Bantul.... Read More »
    • Drs. Marsudi Raharjo (Kepala SMAN 1 Lendah, Kulonprogo).
      Testimoni: Terima kasih kepada Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) Yogyakarta yang telah memberikan.... Read More »
    • Joko Sutrisno, S.Pd., M.T. (Waka Kurikulum SMAN 1 Karangmojo, Gunungkidul).
      Testimoni: Kerjasama dengan Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) sangat bermanfaat baik dalam.... Read More »
    • Mudji Muliatna, M.M. (Kepala SMKN 1 Wonosari, Gunungkidul).
      Testimoni: Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) selalu memprogramkan karakter pendidikan Indonesia.... Read More »
    • Dra. Ety Syarifah, M.Pd. (Kepala SMAN 1 Ngluwar, Magelang).
      Testimoni: Perkuliahan di Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) sudah bagus, biaya kuliah terjangkau,.... Read More »
    • Yanto Siswoyo, S.Tp. (Kepala SMA Muh 1 Muntilan, Magelang).
      Testimoni: Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) mampu bersaing dengan Perguruan Tinggi yang lain..... Read More »
    • Drs. Muh. Baiquni (Kepala SMAN 1 Dukun, Magelang).
      Testimoni: Semoga siswa/siswi dari SMAN 1 Dukun, Magelang termotivasi kuliah di Universitas Sarjanawiyata.... Read More »
    • Drs. H. Sumarman (Kepala SMAN 1 Imogiri, Bantul).
      Testimoni: Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) sebagai institusi pendidikan yang didirikan oleh Ki.... Read More »
    • Para guru SMAN 1 Pundong, Bantul.
      Testimoni: Secara umum Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) bagus. Kerjasama dengan SMAN 1 Pundong.... Read More »
    • Dra. Darwastri (Kepala SMKN 6 Yogyakarta).
      Testimoni: Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) sangat disiplin, dosennya handal, fasilitas nyaman dan.... Read More »
    • Drs. Rahmat Saptanto, M.Pd. (Waka Bag. Kesiswaan SMAN 1 Ngaglik, Sleman).
      Testimoni: Sarana dan prasarana di Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) bagus, dosen berkualitas,.... Read More »
    • Dra. Rahmi Lestari Rahayuni, M.Pd. (Kepala SMAN 1 Prembun, Kebumen).
      Testimoni: Semoga kerjasama SMAN 1 Prembun dengan Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) semakin erat dan.... Read More »
    • Dra. Zulfadhlia (Guru BK SMAN 1 Prambanan, Sleman).
      Testimoni: Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) semakin bagus, memasyarakat, serta biaya.... Read More »
    • Drs. Susanto Dwi Prihantoro (Wakasek Humas SMKN 1 Bantul).
      Testimoni: Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) cukup bagus, informasi yang diterima di SMKN 1 Bantul.... Read More »
    • Drs. Sartono, M.Pd. (Kepala SMA N 1 Pundong).
      Testimoni: “UST sesuai dengan wawasan kebangsaan ajaran Ki Hadjar Dewantara sehingga bisa mencetak.... Read More »
    • Drs. H. Edison Ahmad Jamli (Kepala SMA N 1 Sedayu).
      Testimoni: “UST merupakan perguruan tinggi yang cukup menjanjikan lulusannya, terbukti banyak siswa.... Read More »
    • Sugiyanto, S.Pd., M.Pd.Si. (Kepala SMA N 1 Sentolo).
      Testimoni: “Terimakasih kepada anak didik saya yang telah diterima di UST dan berharap dapat membawa.... Read More »
    • Fadmiyati, M.Pd. (Kepala SMA N 2 Playen).
      Testimoni: “Secara umum UST bagus, kerjasama antara SMA N 2 Playen dengan UST sudah berjalan dengan.... Read More »
    • Aji Purnomo, M.Pd. (Kepala SMA N 1 Karangmojo).
      Testimoni: Para Guru dan Karyawan SMA N 1 Karangmojo“Kerjasama dengan UST sangat bermanfaat. Sebagai.... Read More »
    • Para Guru SMA N 1 Pejagoan Kebumen.
      Testimoni: “Sistem promosi dan kerjasama dengan UST cukup baik menjadikan UST lebih dikenal oleh.... Read More »
    • Para Guru SMA N 1 Sanden Bantul.
      Testimoni: “UST merupakan salah satu perguruan tinggi swasta di Yogyakarta yang bisa diperhitungkan.... Read More »
    • Para Guru dan Siswa SMA N 2 Banguntapan Bantul.
      Testimoni: “Lulusan UST memiliki kualitas yang bagus dan banyak yangmenjadi guru di SMA N 2.... Read More »
    • Suyono, S.Pd., M.Eng. (Kepala SMK N 5 Yogyakarta).
      Testimoni: “UST perkembanganya sangat pesat dari segi fisik maupun non fisik, kerjasama dengan SMK N.... Read More »
    • Para Guru SMA N 1 Karanganyar Kebumen.
      Testimoni: “Tingkat kepercayaan siswa dan guru SMA N 1 Karanganyar untuk melanjutkan studi ke UST.... Read More »
    • Para Guru dan Karyawan SMA N 1 Lendah Kulon Progo.
      Testimoni: “Pembelajaran di UST berjalan lebih tertib sehingga banyak guru dan siswa SMA N 1 Lendah.... Read More »
    • Para Guru SMK Muhammadiyah Prambanan.
      Testimoni: “UST cukup bagus dan SMK Muhammadiyah Prambanan akan terus menjalin kerjasama dengan.... Read More »
    • Drs. Eka Setiadi, M.Pd. (Kepala SMK N 1 Depok).
      Testimoni: “UST merupakan perguruan tinggi yang menerapkan dan mengajarkan nilai-nilai lokal warisan.... Read More »
    • Drs. H. Rahmad Basuki, SH., MT. (Kepala SMK N 2 Pengasih).
      Testimoni: “Saya senang dan sangat mengapresiasi UST yang telah menerima alumni dari SMK N 2.... Read More »
    • Dra. Darwastri (Kepala SMK N 6 Yogyakarta).
      Testimoni: “Pelayanan di UST sangat memuaskan didukung dengan fasilitas nyaman dan bersih serta.... Read More »
    • Para Guru SMA N 1 Bambanglipuro Bantul .
      Testimoni: “UST sangat terkenal di masyarakat dan merupakan universitas swasta yang terkenal di.... Read More »
    • Drs. Muh. Baiquni (Kepala SMA N 1 Dukun).
      Testimoni: Beserta para Guru SMA N 1 Dukun Magelang“Siswa-siswi dari SMA N 1 Dukun Magelang.... Read More »
    • Dra. Hj. Badingah (Kepala SMA N 1 Klirong).
      Testimoni: “UST merupakan perguruan tinggi yang unggul dan favorit,memiliki kualitas lulusan yang.... Read More »



     
      Pengunjung hari ini : 82
      Total pengunjung : 492768
      Hits hari ini : 329
      Total Hits : 2311843
      Pengunjung Online : 1